Judul mungkin sedikit membingungkan. Atau justru kontroversi bagi gereja gereja aliran pentakosta dan karismatik. Namun penulis mengangkat judul ini bedasarkan sebuah permasalahan yang akan coba di bahas penulis. Kasus : Seorang nenek usia 90Thn dengan penyakit terminal menyatakan bertobat menerima Yesus kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupnya. Ia meminta untuk dibaptis dan keluarganya pun mengizinkannya. Lalu bagaimana dengan kita sebagai hamba Tuhan dalam menghadapi hal seperti ini..?Penulis sendiri memiliki beberapa pandangan mengenai hal ini. Pandangan pertama, sebagai hamba Tuhan kita tidak harus membaptis nenek tersebut bahkan dengan baptisan selam. Menimbang beberapa hal seperti usia dan penyakit yang ia derita. Lalu apa yg dilakukan tetap memberikan baptisan yaitu dengan cara percik (seperti gereja mainstream) atau dengan dibasuh dengan air. Yang menekankan kepada pertobatannya serta bagaimana nenek tersebut meninggalkan manusia lamanya dan menerima Yesus kristus sebag...
more n more for God